Ramadhan 2010


Alhamdullilaahhirrabil aa’lamin Allahuma Shalli ‘Ala Muhammad Wa’ala aliihi Washahbihii Ajma’in ‘Amma Ba’du. Semoga Allah yang Mengenggam langit dan bumi, membuka pintu hati kita semua agar dapat memahami hikmah dibalik kejadian apapun yang menimpa dan semoga Allah membimbing kita untuk bisa menyikapi kejadian apapun dengan sikap terbaik kita.

Yaa, ayyuhal ladziina aamanuu khutiba ‘alaikumush shiyaamu kamaa kutiba ‘alal ladziina min qablikum la’allakum tattaquun,

artinya “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” (QS: Al Baqarah :183)

Ayyaamam ma’duudaatin fa man kaana minkum marii dhan au’alaa safarin fa’iddatum min ayyaamin ukhara wa ‘alal ladziina yuthiiquunahuu fidyatun tha’aamu miskiinin fa man tathawwa’a khairan fa huwa khairul lahuu wa an tashuumuu khairul lahuu wa an tashuumuu khirul lakum in kuntum ta’lamuun,

artinya: “yaitu dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barang siapa
diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan,lalu ia berbuka maka
wajiblah baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada
hari-hari yang lain.Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya jika mereka tidak berpuasa, membayar fidyah (yaitu) memberi makan seorang miskin; dan barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya, dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahu
i”. (QS:AlBaqarah 184)

Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala Allah maka diampuni dosanya yang terdahulu (H.R. Bukhari)

Saudara-saudaraku, Allah menciptakan kita bukan untuk kehinaan ataupun
kecelakaan, tetapi justru untuk kemuliaan dan kebahagiaan kita di dunia dan
akherat. Tidak ada kezaliman dari Allah, manusia sengsara dan celaka pasti
karena dia mendzalimi dirinya sendiri, setiap hari Allah sudah menciptakan
waktu-waktu yang sangat spesial diantaranya adalah sepertiga malam terakhir. Barangsiapa yang melakukan sesuatu yang spesial pada waktu yang spesial niscaya dia diperlakukan spesial pula oleh Allah.

Orang yang bangun malam, tahajud dengan benar dan istiqomah maka ahli
tahajud dijamin akan memiliki kedudukan yang terpuji dalam pandangan Allah dan dibuat terpuji dalam pandangan orang yang beriman , dia juga akan
memiliki kata-kata yang mempunyai kekuatan, mungkin kata-katanya sederhana tapi oleh Allah diberikan tenaga sehingga mepunyai daya sentuh, daya hunjam, daya gugah dan daya rubah, juga akan diberi jalan keluar dari
kesulitan-kesulitannya dan maqbul doanya.

Saudaraku,setiap minggu ada hari yang spesial yaitu hari jumat, Rasullulah
saw pun spesial penampilannya pada hari jumat, amalannya ditingkatkan dengan amalan-amalan yang utama, Allah pun menjaminnya dengan gugurnya dosa dari jumat-ke jumat, dan dalam satu tahun Allah menciptakan bulan spesial, bulan yang penuh barokah, bulan yang benar-benar beda dengan bulan yang lain, hari demi harinya berbeda, jam demi jamnya berbeda, detik demi detik berbeda, begitu spesial !. dan siapapun yang memperlakukan detik demi detik di bulan Ramadhan dengan perilaku spesial niscaya dia akan spesial dalam pandangan Allah, siapakah yang spesial dalam pandangan Allah ?

Inna akramakum ‘indallaahi atqaakum

artinya “Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah yang lebih taqwa di antara kamu” (QS :Alhujurat 49:13).

Orang yang paling dekat dengan Allah adalah yang berpredikat taqwa dan
Ramadhan la’allakum tattaquun adalah salah satu sarana menjadi orang yang
spesial dalam pandangan Allah.

Lihatlah kalau kita dispesialkan oleh orang tua, belum meminta sudah
dicukupi, selalu dijaga, kebutuhan kita dipenuhi, ketika kita meminta
diberi, ada yang menganiaya dilindungi ,itu baru manusia, Bagaimana kalau
kedudukan seorang hamba yang spesial Dalam pandangan Allah Yang Maha Tahu segala kebutuhan dan harapan kita.

Maaf, makanya sebodoh-bodoh manusia adalah manusia yang melewatkan waktunya di bulan Ramadhan dan dia tidak mendapat apapun. Oleh karena itu program kita di bulan Ramadhan ini : kita tidak melakukan apapun kecuali yang spesial terbaik dalam pandangan Allah.

Karena ini waktu spesial,maka kita bertekad tidak boleh melihat apapun
kecuali yang spesial, mata kita hanya melihat sesuatu yang Insya Allah
membersihkan hati, mata ini harus menjadi penambah ilmu, mata ini menjadi
penambah dzikir kita kepada Allah.

Apakah boleh melihat TV ?,tentu saja boleh tapi lihatlah hanya acara yang
spesial yang bisa mengembangkan iman kita dan membuat kita kagum kepada
Allah. Mata dan telinga ini adalah karunia Allah maka mata dan telinga ini
hanya akan melihat dan mendengar yang spesial di bulan yang spesial pula,
Subhanalloh.

Jangan membicarakan aib orang lain,ingat kita hanya mau mendengar sesuatu yang membuat diri kita semakin dekat dengan Allah, daripada membicarakan keburukan orang akan lebih baik jika kita membicarakan kebaikan-kebaikan orang lain supaya bisa kita tiru. Jangan mendengarkan obrolan yang sia-sia, apakah boleh mendengarkan lagu ? tentu saja boleh tapi dengarkanlah lagu yang dapat menjadi amal, bicara boleh kalau bicara kebaikan “fal yaqul khairan auliyashmut”

Tidak akan berkomentar kecuali komentar terbaik. Jangan ada komentar
negatif, karena sekali bicara didengar oleh Allah dan dicatat oleh malaikat.

Jangan ada lintasan hati, kepada orang yang beriman kecuali lintasan yang
baik saja.

“Yaa ayyuhal ladziina aamanuj tanibuu katsiiram minazh zhanni inna ba’dhazh zhanni itsmuw wa laa tajassasuu wa laa yaghtab ba’dhukum ba’dhan ayuhibbu ahadukum ay ya’kula lahma akhiihi maitan fa karihtumuuhu wattaqullaaha innallaaha tawwaabur rahiim”

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah kamu mencari keburukan orang dan janganlah sebagian kamu menggunjing atas sebagian yang lain. Adakah di antara kamu suka memakan daging saudaranya yang mati? Maka kamu membenci (memakannya ). Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha penyayang (QS.: Al Hujurat/49:12)

Usahakanlah di bulan Ramadhan ini jangan sampai banyak keinginan duniawi,
kita harus shaum dari buruk sangka, kita harus memiliki keinginan untuk
memperbanyak amal ; untuk membagikan pakaian, makanan,parcel. Bershadaqahlah juga misalnya dengan senyum, membersihkan masjid, mendoakan yang lain.

Ramadhan adalah bulan tawadhu’, siapapun yang menjadikan waktu Ramadhan ini penuh spesial ia akan berusaha untuk akrab dengan Al Quran dan shalatnya diperbaiki, hanya orang yang mau melakukan yang spesial, yang khusus, yang terbaik, di bulan ini, maka dialah yang menjadi orang yang spesial di sisi Allah Swt.Amiin

Di bulan ramadhan ini yang terpenting sesudah meningkatkan ibadah seperti :
sholat dan membaca Alquran yaitu meningkatkan akhlak,akhlak itu yaitu
merespons kejadian apapun dengan sikap terbaik kita. Itulah yang
mudah-mudahan menjadikan Ramadhan ini kita menjadi manusia terbaik dalam pandangan Allah Swt.

Categories: AGAMA ISLAM | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: