LIMA PRINSIP MENGUBAH IMPIAN MENJADI KENYATAAN


Terimakasih kepada sedulur yg mengkritik saya, saya memang bukanlah seorang “master” yg harus memaksakan dgn postingan dari ilmu yg saya miliki. Karena seluruh ilmu-ilmu saya juga hasil belajar dari orang lain. Kalaupun artikel-artikel yg saya posting dikatakan COPAS dan tidak orisinil, bagi saya tidak mengurangi makna atau ISI dari artikel tersebut, dan saya memang tidak memerlukan pujian dari mahkluk Allah. Saya hanya mengalir membawakan sesuatu yg menurut saya BERMANFAAT. Di sini saya juga mensharing dari buku seseorang yg sudah sukses, dan apa salahnya kalau pemikiran orang lain tsb ada manfaat yg bisa kita ambil. Silahkan diambil jika menurut Anda bermanfaat, dan silahkan diABAIKAN jika tidak sesuai dengan pemikiran Anda. Apapun kesan Anda mengenai postingan ini terserah penilaian Anda, apakah ini kesombongan, apakah ke-AKU-an bagi saya tidak ada bedanya. Pandangan Anda kepada diri saya apakah itu KEBENCIAN atau PERSAUDARAAN, tetap tidak akan merubah diri saya.

Buku “5 principles to turn your dreams into reality” karya Adi W.Gunawan dan Ariesandi Setyono ini akan membuka rahasia mengaktifkan money magnet dalam diri kita. Buku ini merupakan penjelasan secara mendetail mengenai langkah-langkah rahasia untuk mengaktifkan money magnet dalam diri kita masing-masing. Langkah-langkah rahasia kesuksesan itu adalah :

1. Impian
Dalam bagian ini, dikatakan bahwa Impian harus bersifat pribadi dan personal, serta melibatkan emosi di dalamnya sehingga daya pancar dari impian itu akan semakin kuat. Yang terpenting adalah berfokus pada makna di balik pencapaian itu sendiri. Apabila kita dengan sadar menentukan tujuan hidup, maka kita menata energi di sekitar untuk menghasilkan yang kita pikirkan. Ini sejalan dengan hukum Law of Attraction, dimana frekuensi yang sama akan menarik hal yang sama pula.

2. Yakin
Dalam bagian ini diajarkan cara yang tepat dan terbukti efektif dalam menghancurkan mental block yang menghalangi diri kita untuk menjadi yakin sebelum mencapai keberhasilan. Apa itu mental block? Istilah lainnya adalah self limiting belief, yakni sekumpulan program pikiran yang tersimpan di pikiran bawah sadar, yang bersifat menghambat seseorang dalam proses pencapaian keberhasilan. Cara-cara tersebut antara lain adalah afirmasi, visualisasi, dan terapi kata-kata. Penjelasan lebih lanjut mengenai cara afirmasi, visualisasi, dan terapi kata-kata agar efektif sudah saya posting.

3. Syukur
Langkah ketiga adalah syukur yang merupakan bentuk lanjut dari yakin. Setelah mental block kita dapat kita atasi pada bagian yakin, maka syukur akan meningkatkan energi psikis kita secara luar biasa. Dalam bagian ini dikatakan bahwa cara paling mudah untuk bersyukur adalah dengan memutuskan untuk bersyukur, kalau perlu menjadi ahli bersyukur.

4. Pasrah
Pasrah dalam hal ini berarti melakukan sesuatu semaksimal mungkin dan hasilnya diserahkan pada Tuhan. We do our best and let God take care of the rest. Tuhan yang akan mengatur hidup kita.

5. Doa
Doa sangat penting karena merupakan salah satu bentuk komunikasi dengan Sang Pencipta.
Postingan saya sebelumnya menekankan pada pentingnya penggunaan kalimat positif dalam berdoa. Satu hal yang orang jarang sadari adalah bahwa apa pun yang mereka panjatkan saat berdoa sebenarnya merupakan sugesti atau afirmasi yang mereka tanamkan dalam pikiran bawah sadar mereka. Dan pikiran bawah sadar inilah yang berkomunikasi dengan Sang Pencipta. Dalam buku ini juga dikatakn bahwa doa yang benar adalah doa yang kita lakukan melalui kualitas berpikir, ucapan, dan tindakan kita sehari-hari. Mohon renungkan postingan saya sebelumnya.

Intinya, saat kita tahu apa yang kita inginkan, yakin bahwa Tuhan akan memberikan apa yang kita minta, syukur untuk nikmat yang akan kita terima dan pasrah sepenuhnya akan kehendak Tuhan, maka sebenarnya kita telah melakukan doa yang sesungguhnya. Pahamilah langkah-langkah dalam postingan-postingan saya sebelumnya dan terapkan secara benar, maka Anda tidak hanya akan meraih kesuksesan financial, tapi juga di bidang apa saja dalam hidup, termasuk bidang spiritual.

Dengan visualisasi kreatif, kita dapat mewujudkan mimpi-mimpi kita. Dalam alam semesta ini, banyak sekali kelimpahan untuk kita. Dan untuk mewujudkan semua keinginan terbesar kita, kita harus memiliki tujuan dari impian kita terlebih dahulu. Setelah itu, ada banyak cara untuk membuat alam semesta membantu mewujudkan semua impian terbesar kita. Salah satunya adalah berpikir positif. Cara lain dapat dengan memvisualisasi semua yang kita inginkan, dalam visualisasi itu, kita harus membayangkan bahwa kita benar-benar sudah menerima apa yang kita inginkan. Contoh, apabila anda menginginkan rumah baru, maka anda harus bervisualisasi seperti anda sudah berada dalam rumah itu dan mengelilingi seluruh sudut rumah baru anda dari dapur, kamar dan semua bagiannya. Selain itu, afirmasi juga dapat kita gunakan dalam usaha untuk mewujudkan impian terbesar kita. Semua yang kita visualisasikan dan afirmasikan maupun yang kita pikirkan harus benar-benar sesuatu yang kita inginkan. Semuanya juga harus mempunyai tujuan yang benar-benar jelas sehingga semuanya dilakukan dengan emosi (rasa gairah atau soul state) yang dapat membantu kita untuk mewujudkan semua impian-impian besar yang ingin kita wujudkan.

Mengoptimalkan Potensi Manusia

Bagaimana cara kita agar dapat mengoptimalkan potensi yang kita miliki adalah sama dengan bagaimana kita dapat mengenali, mengendalikan dan mendayagunakan kekuatan pikiran kita. Seringkali kita tidak menyadari bahwa kesuksesan hidup kita sangat tergantung dari apa yang kita pikirkan dan bagaimana kita mendayagunakan kekuatan pikiran kita itu.

Paling tidak ada dua paradigma penting untuk menuntun kita ke arah pencapaian tujuan atau cita-cita hidup kita, apakah itu berupa kebebasan finansial, hubungan yang indah dengan Tuhan dan sesama, kesehatan, kebahagiaan, maupun kesejahteraan. Paradigma pertama adalah Pikiran Anda Menentukan Kesuksesan Anda (Your Thinking Determines Your Success), dan kedua adalah Kebiasaan Anda Menentukan
Masa Depan Anda (Your Habits Will Determine Your Future). Hal ini berarti bahwa kebiasaan-kebiasaan kita sehari-hari serta apa yang kita pikirkan dan bagaimana kita menggunakan kekuatan pikiran inilah yang sangat menentukan apa jadinya kita di masa mendatang.

Dalam buku berjudul “Applications in Self Management” karangan Brian T. Yates, kedua paradigma itu dijabarkan dalam teknik- teknik manajemen diri, yaitu: teknik-teknik yang berhubungan dengan perilaku (behavioral techniques) dan teknik teknik pendayagunaan pikiran (cognitive techniques). Dalam buku tersebut manajemen diri didefinisikan sebagai teknik-teknik psikologis untuk memecahkan
masalah-masalah personal (pribadi) dan interpersonal (hubungan antar pribadi), maupun untuk mencapai tujuan-tujuan karir dan kehidupan. Meskipun tentu saja ini adalah definisi yang menurut kami merupakan sebagian dari manajemen diri.

Sesungguhnya kemampuan kita untuk mendayagunakan kekuatan pikiran sangat ditentukan oleh serangkaian kebiasaan yang kita lakukan dengan pikiran kita. Menguasai dan mengendalikan pikiran kita hanya dapat kita lakukan melalui serangkaian latihan terus menerus dan disiplin diri yang kuat, sehingga akhirnya kita bisa memanfaatkan kekuatan dahsyat dari pikiran kita secara otomatis. Hal ini persis seperti proses ketika kita belajar mengemudikan mobil.
Pelajaran pertama adalah bagaimana menyelaraskan pedal gas dan pedal kopling agar mobil dapat berjalan dengan mulus. Jika kita melepas kopling terlalu cepat, mobil akan melompat. Jika kita menekan gas dengan kencang sedangkan pijakan kopling kita tahan, maka mobil tidak akan berjalan dan mesinnya menderu-deru. Kadang-kadang mobil berjalan tersendat-sendat seperti orang tua yang terbatuk-batuk.
Tetapi setelah latihan terus menerus, akhirnya kita sekarang mengemudikan mobil sudah tidak memikirkan kopling dan gas lagi – sudah otomatis. Bahkan kita bisa menyetir mobil sambil mengobrol di telepon genggam kita. Demikian halnya dengan cara kerja pikiran kita yang dapat kita analogikan sebagai mobil yang dapat membawa kita kemanapun tujuan hidup yang kita impikan.

Bekerja dengan pikiran (mind power), tidak perlu harus memahami fungsi dan cara kerja otak dan jaringan syaraf – maupun hukum-hukum fisika kuantum dan fisiologi syaraf (kedua disiplin ilmu ini digunakan oleh para ahli untuk menjelaskan cara bekerjanya otak kita yang identik dengan cara kerja alam semesta). Seperti halnya dalam analogi mobil tadi – untuk belajar mengendarai (baca:mengendalikan) mobil (baca:pikiran), kita tidak perlu memahami cara kerja karburator dan bagaimana busi dapat menimbulkan api untuk pembakaran yang menggerakkan mesin. Hanya sedikit dari kita yang mengerti mesin, namun hal ini tidak menghambat kita untuk dapat mengendarai mobil.

Gelombang Energi Otak dan Pikiran Bawah Sadar

Namun demikian paling tidak ada hal-hal yang perlu kita ketahui tentang otak dan pikiran kita – agar kita dapat mengoptimalkan kekuatan pikiran kita. Otak kita merupakan pusat kendali kehidupan kita. Denyut atau getaran/gelombang energi yang dihasilkan otak menentukan kondisi kita. Gelombang energi otak tersebut dapat diukur dengan alat yang disebut Electro Encephalographi (EEG). Setiap denyut diukur dengan satuan Hertz (Hz) atau cps (cycle per second = putaran per detik). Alat ini biasa digunakan di rumah sakit –rumah sakit untuk memantau kondisi pasien yang berada dalam keadaan kritis.

Gelombang energi otak terdiri atas empat keadaan (brainwave states), yaitu: beta, alpha, theta, dan delta. Keadaan beta (13-28 Hz) adalah keadaan gelombang otak yang sedang aktif bertindak atau sadar. Kondisi ini disebut sebagai pikiran sadar, yaitu saat seseorang dapat berkonsentrasi pada banyak hal. Biasanya pada kondisi ini kita berpikir logis, rasional, analitis, dan penuh perhitungan. Kita berkomunikasi dan melakukan kegiatan fisik pada kondisi gelombang otak beta.

Keadaan alpha (7-13 Hz) adalah keadaan saat otak kita relaks dan tenang. Keadaan alpha ini sangat penting untuk membuka jalan menuju kekuatan pikiran bawah sadar. Keadaan theta (3,5 – 7 Hz) adalah keadaan ketika pikiran menjadi kreatif dan inspiratif. Keadaan ini juga terjadi pada saat kita tertidur dan bermimpi yang ditandai dengan gejala REM (Rapid Eye Movement). Keadaan delta (0,5 –
3,4 Hz) adalah keadaan gelombang otak pada saat kita tertidur lelap (deep dreamless state). Pada keadaaan ini terjadi penyembuhan alami dan peremajaan sel-sel tubuh. Sedangkan gelombang otak di bawah 0,5 Hz adalah keadaan koma, dan jika nilainya 0 cps, manusia dapat dinyatakan meninggal secara klinis.

Kunci kekuatan pikiran kita adalah pada kondisi gelombang otak di bawah 13 putaran per detik, yang merupakan batas antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pada kondisi gelombang otak 13 Hertz ini terdapat sebuah filter pembatas yang disebut filter RAS (Reticular Activating System). Filter ini semacam pintu masuk ke alam pikiran bawah sadar. Oleh karena itu penting bagi kita untuk
dapat membuka filter ini. Satu-satunya cara untuk membuka filter ini adalah melalui proses relaksasi dengan tujuan menurunkan frekuensi gelombang otak kita.

Teknik Mendayagunakan Pikiran Kita

Dengan memasuki pikiran bawah sadar memungkinkan kita untuk mengendalikan kehidupan kita melalui teknik-teknik subconscious reprogramming (memprogram kembali pikiran bawah sadar), accelerated learning ( mempercepat proses pembelajaran), pemecahan masalah dan pengambilan keputusan secara kreatif, maupun membangkitkan intuisi dan kreatifitas.

Ada beberapa hal dasar yang perlu kita ketahui dalam menerapkan teknik-teknik yang disebutkan di atas, yaitu: relaksasi, afirmasi, visualisasi, dan jangkar emosi.

1. Relaksasi
Untuk masuk ke pikiran bawah sadar, kita harus membuka filter Reticular Activating System dengan cara melakukan relaksasi dan teknik Membangun Tempat Kedamaian. Tempat Kedamaian yang dimaksud
disini adalah suatu tempat imajiner dalam pikiran kita yang kita bangun untuk menenangkan pikiran kita. Setiap kita membayangkan tempat itu kita merasa rileks dan seluruh beban pikiran kita terlepas. Untuk memperdalam hal ini kami menyarankan anda membaca buku karya Sandy MacGregor berjudul Piece Of Mind yang sudah diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Gramedia.

2. Afirmasi
Afirmasi adalah cara yang paling mudah dan sederhana untuk mempengaruhi pikiran bawah sadar kita. Afirmasi berupa pernyataan pendek dan sederhana (seperti: mantra atau berupa ayat-ayat Kitab
Suci) yang kita sampaikan terus menerus dan berkali-kali kepada diri kita. Pada saat melakukan afirmasi sesungguhnya kita sedang mempengaruhi keadaan pikiran bawah sadar kita.

3. Visualisasi
Kita harus dapat menggambarkan dalam pikiran kita tentang apa yang kita inginkan atau kondisi apa yang kita harapakan. Kita harus menggambarkan dengan jelas sehingga kita benar-benar dapat melihat diri kita sendiri dalam pikiran kita. Membuat gambaran dalam pikiran kita adalah seperti membuahi sebuah realitas, dan yang terpenting adalah keyakinan kita bahwa apa yang kita buahi tersebut akan menjadi kenyataan pada waktunya nanti. Inilah rahasia kesuksesan mereka yang secara disiplin dan yakin melakukan proses visualisasi dalam kehidupannya. Seringkali banyak diantara kita pernah melakukan hal ini secara tidak sadar. Visualisasi berbeda dengan melamun, visualisasi bersifat aktif dan proaktif membangun sebuah realitas yang kita impikan.

4. Jangkar Emosi
Jika visualisasi menciptakan adegan atau gambaran seperti dalam film, maka menambahkan emosi (seeding) itu seperti halnya menambahkan sound track. Kita perlu menambahkan perasaan atau emosi yang menyertai afirmasi dan visualisasi kita. Kita harus dapat merasakan emosi yang muncul jika realitas yang kita impikan itu terwujud dalam visualisasi kita.

Dengan mengetahui cara-cara relaksasi, afirmasi, visualisasi dan jangkar emosi, maka kita dapat melakukan pemrograman ulang terhadap pikiran bawah sadar kita, atau meningkatkan kemampuan belajar/membaca kita, merumuskan tujuan hidup atau pencapaian keinginan kita, maupun membangkitkan intuisi dan kreatifitas untuk pengambilan keputusan maupun pemecahan masalah yang kita hadapi sehari-hari.

ADA CARA TERCEPAT UNTUK MENGUBAH POTENSI DIRI ANDA MENJADI LEBIH BAIK, YAITU MELAKUKAN PEMROGRAMAN ULANG MENGGUNAKAN DNA ACTIVATION.
Di mana 12 lembar DNA yg kita miliki dapat kita lakukan pemrogramman ulang. DNA merupakan tempat memori masa lampau, ibarat komputer DNA adalah RAM sedangkan otak adalah HARD DISK nya, dan akal adalah software-softwarenya.

Wassalam

Dicky Saputra

Categories: AGAMA ISLAM | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: